Cerita Sebuah Sandal dan Dompet

Beberapa hari ini, timeline sebelah sana sempat ramai akan sebuah foto screenshot postingan seorang Chef ternama di Instagram dan Facebook. Postingan tersebut berupa sebuah foto sandal dan mesin ATM beserta komen-komen yang mengomentarinya.

Kenapa aku bilang ‘timeline sebelah sana’, karena kebetulan di timelineku sendiri foto screenshot ini tidak terlalu ramai dibicarakan. Namun karena aku mempunyai beberapa list dan timeline lain yang sering dipantau di mana di sana
banyak sekali komentar-komentar yang membahas foto ini, maka aku menyimpulkan ‘di timeline sebelah sana sedang ramai membicarakan foto tersebut’.

Untuk timelineku sendiri, pertama kali aku mengetahui foto ini adalah dari tweet Mas Thomasarie yang hanya berupa link dari foto Facebook Farah Quinn. Aku cek dan sedikit mengamati komentar-komentar yang ada, lalu geleng-geleng kepala dan kemudian lupa akan post tersebut.

 

mastom

Namun ketika sedang memantau timeline yang lain, banyak tweet dan update Path berupa foto dari screenshot posting yang sama namun kali ini postingan tersebut berasal dari Instagram. Banyak yang mengomentari dengan pedas caption foto tersebut dan terutama bagaimana si Chef terkenal ini terkesan menertawakan kekunoan si mbak yang ada di fotonya sambil tak lupa memamerkan dompet mahalnya. Di bawah ini adalah foto yang sering beredar dari postingan tersebut. Bahkan media pun ikut membahas bagaimana Farah Quinn di-bully karena postingan ini. (bisa dibaca salah satunya di sini)

 

Foto FB Farah Quinn

Komen FB Farah

Aku pun sempat bengong dan terpikir “loh, ada dompet toh dalam foto yang tadi?” Aku cek dan menyadari memang ada dompet besar di sudut kiri bawah foto tersebut, namun waktu pertama kali melihat foto tersebut, yang jadi fokus perhatianku adalah sandal yang di luar ATM, caption foto dan komentar-komentar yang ada. Tidak sama sekali terlintas ada dompet apalagi dompet mahal ikut nampang dalam foto tersebut.

Aku kemudian kepo dan stalking mention untuk Farah Quinn, ternyata sudah banyak sekali tweet pedas, nyinyir dan mengejek Farah Quinn menghiasi tab mention Farah Quinn dan sesekali ada beberapa mention dari update Path yang di-link ke Twitter(ini tetap ada ya).

Aku berusaha untuk berpendapat sendiri tentang postingan ini dan yang ada di benakku, “mungkin Farah Quinn memang berpendapat seperti itu karena dia terlalu lama di luar negeri dan lupa akan tingkat kesopanan di Indonesia”. Agak sedih saja sih baca komentar yang menyangkutkan dengan fisik dan citra dia yang sering menggunakan baju terbuka, namun ya sudahlah.

Sampai pada suatu siang, aku menemukan foto yang sama di-upload ulang seorang teman. Kali ini tidak menyertai komentar-komentar atau berupa screenshot dari postingan Farah Quinn. Hanya foto sandal di luar ATM dan tetap ada dompet tersebut. Ini postingan dari @Rasarab

Tweet Rasarab

Rasarab atau yang dikenal dengan Baba, adalah orang yang sering becanda dan suka upload foto-foto lucu. Banyak sekali foto-fotonya yang menjadi terkenal dan di-share berkali-kali melintasi berbagai timeline. Aku jadi tergelitik sendiri, kira-kira apa ya kata orang? Dan inilah reaksi beberapa orang mengenai foto sandal tersebut.

Komentar

Komentar

Sangat berbeda sekali dengan apa yang didapatkan oleh Farah Quinn ya? Nah, jadi bagaimana dong ini ceritanya? Apa karena yang upload foto pertama adalah seorang Farah Quinn yang dikenal dengan citra tertentu yang juga seorang public figure sehingga dia wajar menuai banyak reaksi pedas bahkan yang ikut menyindir fisik? Niat awal Farah Quinn ketika upload foto mungkin hanya ingin berbagi, sama seperti Baba. Namun banyak lebih menangkap maksud tersebut ketika Baba yang share foto. Ingat, caption mereka hampir sama loh.

Namanya juga berpendapat ya, tapi menurutku ini hal yang sangat menggelitik sih.

(baca juga tanggapan Farah Quinn yang diwakilkan oleh manajernya di sini)

4 Comments

  1. Nah…

    Kayaknya ini cukup banyak yang serupa, yang salah satunya itu perkara “Tinggal siapa yang ngomong…”

    Lagu “Balonku Ada Lima” mungkin sudah dianggap biasa/umum, tapi reaksi berbeda misalnya dinyanyikan Metallica. Atau, sandal jepit yang misal dipakai David Beckham?

    (halah)

    • utied

      10/21/2014 at 7:53 am

      Yoi, tapi kadang-kadang komentar orang banyak mempengaruhi komentar-komentar selanjutnya. Sebab pas aku telusuri dari awal, itu ada beberapa orang yang paham akan maksud si Farah Quinn namun ketimbun sama komentar-komentar yang menyerang. Apalagi kalau kita search di Twitter, ada beberapa yang pertamanya ikut share foto tersebut dan ‘setuju’ dengan si Farah Quinn.

  2. hahaha itulah yang namanya sosial media dan media. lebih parah lagi kasus floren kemarin. Ane aja tiap hari misuhin Jogja gak pernah ada masalah. mana yang akan berpotensi menjadi berita itu yang akan diangkat. Kita ini ada diera dimana sumber konten itu susah.

    Seberapa banyak kamu punya temen orang orang media itu mempengaruhi seberapa banyak berita yang akan mengangkat berita buruk tentang dirimu, Kejam memang. tapi santai aja itu cuma bertahan paling lama 3 minggu. Orang indonesia itu jarang baca dan pelupa :mrgreen:

    • utied

      10/21/2014 at 7:49 am

      Iya, orang Indonesia itu pelupa dan pemaaf. Jadi prinsip ‘berhati-hati dalam share’ itu kembali berlaku di sini.

      Kasus Floren itu adalah salah satu dari penyebab aku gak mau buka Path lagi. Kita gak tau apa yang orang tangkap dari setiap posting kita kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*


× two = 8

© 2017 Utied Putri

Theme by Anders NorenUp ↑